Membaca Mandat Kebudayaan dalam Tradisi Pesantren
Di lorong-lorong pesantren, kita sering mendapati pemandangan yang barangkali tampak paradoks bagi mata yang terbiasa dengan puritanisme. Seorang santri yang fasih mendaras Fathul Mu’in...
TULISAN LAINNYA
Konsekuensi Etis Atas Keyakinan Ekologis Bangsa
Setiap zaman memiliki bahasanya sendiri. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan struktur berpikir yang membentuk cara manusia memahami dunia. Di Indonesia, bahasa bukan hanya...
Konsistensi Untuk Mewujudkan Mimpi
Kita semua pasti pernah bermimpi, entah bermimpi menjadi profesi tertentu, menghasilkan sesuatu, melakukan sesuatu, liburan ke suatu tempat, dan lain-lain. Seperti anak kecil yang...
Realitas Sosial atau Seremonial Kosmetikal?
“Jangan jadi pegawai negeri, jadilah majikan atas dirimu sendiri.”
Pramoedya Ananta Toer
Momentum perayaan seabad Pram, bagi saya bukanlah sekedar seremonial kosmetikal. Perayaan ini merupakan lonceng...
LITERASI
Menafsir Sejarah, Membaca Kemanusiaan dalam Kalajengking Bandaran
Ada buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada pula buku yang justru mulai hidup setelah pembaca meletakkannya di atas meja. Kalajengking Bandaran...
KARYA
Puisi-Puisi Akbar M. Salahuddin
Versus
Setelah usang merah dan hitam saling mangsa
dan berbagai cara menua.
Pun berlarut-larut dalam perundingan mengikis usia.
Kita menanam rambut dan jarum di senja yang sama.
Merapal mantra...
Kematian Kuntet
Satu tahun sebelum mati dengan wajah tercabik beling botol bir, suatu malam Kuncoro alias Kuntet mendatangiku dengan semangat dan senyum yang lebih lebar dari...
Joki Karapan Sapi
Dia seorang perempuan yang anggun serta fasih membaca kitab suci. Cita-citanya yang ingin jadi joki karapan sapi membuat orang tuanya terkejut. Namanya Naning, putri...













































