TULISAN LAINNYA

Konsekuensi Etis Atas Keyakinan Ekologis Bangsa

0
Setiap zaman memiliki bahasanya sendiri. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan struktur berpikir yang membentuk cara manusia memahami dunia. Di Indonesia, bahasa bukan hanya...

Konsistensi Untuk Mewujudkan Mimpi

0
Kita semua pasti pernah bermimpi, entah bermimpi menjadi profesi tertentu, menghasilkan sesuatu, melakukan sesuatu, liburan ke suatu tempat, dan lain-lain. Seperti anak kecil yang...

Realitas Sosial atau Seremonial Kosmetikal?

0
“Jangan jadi pegawai negeri, jadilah majikan atas dirimu sendiri.” Pramoedya Ananta Toer Momentum perayaan seabad Pram, bagi saya bukanlah sekedar seremonial kosmetikal. Perayaan ini merupakan lonceng...

MOZAIK: SUAR

DIBACA: SARUNG SANTRI

Rasa dan Ilmu: Ruang Bahagia Orang-orang Pesantren

Obrolan tadi malam mengalir tanpa beban. Diiringi kepulan asap kretek, kopi, dan derit kursi kayu, diskusi bersama Kiai Irfan Afifi, pengasuh langgar.co, mendadak bergeser...

Mairil: Tinjauan Sosiologis dan Keagamaan

Pesantren telah lama berdiri sebagai benteng pertahanan moral, pusat literasi keagamaan, sekaligus wadah pembentukan karakter generasi muda di Indonesia. Dalam lingkungan berasrama yang penuh...

Pesantren, Episteme, dan Masa Depan Keindonesiaan

Dalam sebuah program siniar “Menjadi Indonesia” (NU Online) yang menghadirkan Fachry Ali, seorang intelektual publik yang sering disebut sebagai “spesies langka” oleh kolega dan...

Membedah Filosofi Santri “Dukun”

Beberapa hari lalu, saya sowan kepada seorang kiai sepuh yang ‘alim dan wara’. Di kalangan masyarakat luas, beliau tidak hanya dihormati karena kedalaman ilmu...

Fetisisme Ijazah dan Erosi Sanad Pesantren

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah artikel luar biasa yang diserat oleh Kiai Idris Masudi, santri senior sekaligus dosen UNUSIA Jakarta, bertajuk “Pergeseran Otoritas...

Membaca Gagasan Syed Hussein Alatas di Ruang Pesantren

Di era digital saat ini, informasi mengalir tanpa sekat. Akibatnya, institusi pendidikan di seluruh dunia menghadapi tantangan serupa: banjir pengetahuan yang melimpah namun miskin...

LITERASI

KARYA

Puisi-Puisi Akbar M. Salahuddin

0
Versus Setelah usang merah dan hitam saling mangsa dan berbagai cara menua. Pun berlarut-larut dalam perundingan mengikis usia.   Kita menanam rambut dan jarum di senja yang sama. Merapal mantra...

Kematian Kuntet

0
Satu tahun sebelum mati dengan wajah tercabik beling botol bir, suatu malam Kuncoro alias Kuntet mendatangiku dengan semangat dan senyum yang lebih lebar dari...

Joki Karapan Sapi

0
Dia seorang perempuan yang anggun serta fasih membaca kitab suci. Cita-citanya yang ingin jadi joki karapan sapi membuat orang tuanya terkejut. Namanya Naning, putri...

KOLOM

Kirim Tulisan