film hitmen

Sekilah tentang Film Hitmen

Film Hitmen merupakan film yang rilis pada 27 April 2023 dan diproduksi oleh MD Pictures dan PT Umbara Brothers Film yang saat ini tengah tayang di layanan streaming, Prime Video. Film ini dibintangi oleh actor ternama tanah air seperti Vino G. Bastian, Abdur Arsyad, Brisia Jodie, Anggika Bolsterli, Rukman Rosadi, dll.

Naskah film ini ditulis oleh Aaron Hart dan Anggi Umbara yang juga merangkap sebagai sutradara bersama dengan Kemal Al-Giffari dan Bagus Isman sebagai co-director. Menilik rating di IMDB, film dengan genre aksi, komedi, dan drama ini mendapatkan rating 7,1.

Singkatnya, Hitmen merupakan film yang mengisahkan tentang keseharian Jonny (Vino G. Bastian) dan Franky (Abdur Arsyad) yang merupakan pembunuh bayaran. Suatu hari ketika mereka memutuskan untuk pensiun, dan Pak Damar (Rukman Rosadi) selaku bos mereka, memberikan tugas terakhir yang harus diselesaikan. Akan tetapi sayangnya tiga misi tersebut justru bertentangan dengan prinsip dan value yang dipegang teguh oleh mereka, dan pada akhirnya menimbulkan masalah baru.

Penampilan Aksi Vino G. Bastian dan Abdur Arsyad sebagai Pembunuh Bayaran

Sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya, film ini memiliki tiga genre, yaitu aksi, komedi, dan drama. 

Jika dilihat dari sisi aksi, film ini akan banyak menyuguhkan kepada penontonnya aksi-aksi yang begitu apik, keren, dan cukup brutal dari Vino G. Bastian dan Abdur Arsyad. Bahkan di sepanjang cerita dua karakter ini akan mendapatkan banyak porsi dan sorotan, khususnya di awal dan di akhir film.

Saat adegan tembak-menembak, penulis merasakan atmosfer yang mirip sebagaimana dalam serial drama Jepang, Alice in Borderland. Latar tempatnya sama, ada pemain dengan tubuh tinggi besar, dengan senapan besar, sayangnya ia kalah terlalu cepat oleh karakter utama. 

Kemudian karakter Manuel yang digadang-gadang sebagai Hitmen peringkat satu rasa-rasanya kurang banyak mendapat porsi untuk tampil dan membuktikan kemampuannya. 

Selain beberapa kekurangan kecil itu, ada pula beberapa detail yang agaknya membuat film ini di beberapa sisi menjadi janggal.

Misalnya untuk karakter-karakter seperti Sarah, Mercy, Susilo yang sedari awal film tidak pernah tampil memegang senjata, tiba-tiba mendapat kesempatan untuk menembak. Agak aneh rasanya kalau tembakan mereka bisa begitu akurat dan tidak ada rasa gemetar atau ragu ketika melakukannya untuk pertama kali.

Atau misalnya untuk karakter Pak Damar. Karakter ini awalnya menurutku adalah karakter yang cukup menjanjikan. Kalem dan berbicara dengan halus, tapi juga berhati dingin dan licik. Penulis merasa ini adalah karakter yang cukup menakutkan dan berharap di akhir film akan ditunjukkan bagaimana kebengisan dan kelicikannya.

Akan tetapi sayangnya sampai akhir film pun karakter ini tidak dimaksimalkan dengan baik. Ia rasanya terlalu gegabah dalam bertindak dan begitu mudah untuk disingkirkan.

Untuk sisi komedinya juga tidak kalah bagus. Khususnya untuk penampilan Vino dan Abdur, baik dalam situasi komedi, maupun dalam interaksi antar keduanya yang sangat kocak sedari awal sampai pertengahan film. 



Meski untuk aksi dan komedinya menuruk penulis masuk dalam kategori bagus, tapi sayang tidak untuk dramanya. Sebagai penonton, penulis tidak terlalu bisa investasi hati terhadap karakternya dari sisi drama di sepanjang cerita.

Hal ini bisa jadi karena alur filmnya yang berjalan dengan cukup cepat, sehingga penonton belum terlalu mengenal karakter yang disuguhkan dengan baik, tapi sudah masuk ke konflik utama. Apalagi di adegan-adegan akhir, penulis kurang bisa mendapatkan sisi dramanya. Padahal harusnya itu adalah adegan paling menyentuh sekaligus sebagai penutup cerita. 

Salah satu hal menarik dari film ini, barangkali terletak pada post-credits scene yang ditampilkan, yang justru menimbulkan rasa ngeri dan disturbing layaknya menonton film horor, tapi juga terasa menarik di saat yang sama. Mungkin akan cukup seru kalau dibuat sebagai series, sehingga penonton bisa diajak untuk mengeksplor lebih dalam bagaimana kehidupan para hitmen tersebut.

Secara keseluruhan, ini tetaplah film yang bagus untuk dinikmati. Penulis sendiri cukup suka dengan premis cerita yang disajikan, sederhana dan mudah dipahami, tapi juga menarik karena setting latar belakang karakternya yang hidup di dunia ‘bawah’. Apalagi untuk para pecinta genre aksi dan komedi, tapi untuk drama, rasanya sih jangan berharap terlalu banyak ya. 

Beli Alat Peraga Edukasi Disini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini