Setelah selesai dengan tema perihal apa-apa yang menyangkut konsolidasi gerakan dan ruang dinamika mahasiswa dalam menolak tindakan yang menyimpang, MCW & Citila Grup akhirnya merampungkan keseluruhan Roadshow kolaborasinya bersama Eko Prasetyo—dengan  menggelar diskusi publiK dan bazar buku di dua tempat yang berbeda, pada Senin (12/12/2022).

Kali ini, UIN Malang dan Universitas Brawijaya mendapatkan kesempatan bertukar-serap informasi mengenai isu yang tengah hangat dan yang masih sangat dapat dirasakan. Bersama kawan-kawan UIN Malang, “Refleksi: Bangkitlah Gerakan Mahasiswa” menjadi topik episentrum yang banyak diperbincangkan. Terutama yang bersinggungan dengan upaya pembentukan ruang aman bagi para mahasiswi—di lingkungan kampus.

Keterkungkungan diri yang barangkali akibat traumatik pasca kejadian, dan nihilnya lingkungan kampus yang ramah bagi kebanyakan mahasiswi—membikin mereka membungkamkan teriakannya sendiri.

Agaknya upaya pembentukan yang diharapkan dari pegiat isu perempuan yang bergerak di lingkungan kampus, khususnya UIN Malang, akan turut membantu sekali bagi mereka-mereka yang kerap menjadi korban pelecehan seksual.

- belanja buku di sini -

“Karena kampus sudah sulit dipercayai lagi. Kami pernah membuat laporan perihal ini. Namun jawaban mereka tidak seperti yang kami harapkan,”  keluh Indayu Sri Mulyani.

Oleh sebab itu adanya gerak-gerak yang konsisten ini serta dukungan dari pihak luar, diharapkan dapat menghentikan kekerasan seksual yang bergebalau di lingkungan kampus. Atau paling tidak mengikisnya sedikit demi sedikit.

Diskusi dihadiri oleh mahasiswa-mahasiswa UIN Malang dan para pegiat isu perempuan lainnya. Diskusi digelar di Gedung Soeharto, SC UIN Malang.

Sementara dari lini pembicara turut hadir Eko Prasetyo (Pegiat Sosial dan Penulis Buku), Prof. Dr. drh. Hj. Bayyinatul Muchtaromah, M.Si (Akademisi UIN), dan Indayu Sri Mulyani (Pegiat Isu Perempuan). Diskusi dipandu oleh Fadilah Tsabita, mulai dari 08.00-12.00 WIB.

Sedang diskusi yang berjalan di Universitas Brawijaya, tepatnya di Panggung Apresiasi FISIP, acara terlaksana mulai pada 13.00-15.00 WIB. Dengan tema “Fenomena Desentralisasi Korupsi dan Ikhtiar Pelembagaan Gerakan Rakyat”, MCW & Citila Grup menghadirkan para pembicara yang potensial dalam persoalan demikian, di antaranya Janwan Tarigan (MCW), Senergy Adityo Airlangga (Dosen FISIP UB), dan yang pastinya Eko Prasetyo (Pegiat Sosial dan Penulis Buku).

Diskusi dan bazar buku yang terlaksana di Universitas Brawijaya juga sekaligus menutup Roadshow yang telah berhasil digelar selama 3 hari, mulai dari 10-12 Desember 2022.

Beli Alat Peraga Edukasi Disini
Previous articleCara Bijak Menyikapi Salah Pilih Jurusan
Next articleRemy Sylado dan Puisi Mbeling
Lahir dan besar di Singaraja, Bali. Menulis dan menonton film

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here