The Prestige

Masih dengan film yang memiliki alur plot twist dan mind blowing, selain film Marrowbone ada juga film berjudul The Prestige yang rilis pada 2006 silam. Mengisahkan tentang persaingan di balik ambisi dua pesulap yang sedang naik daun hingga berujung tragedi yang tidak terelakkan. Film ini penuh intrik dan ilusi yang akan mengajakmu berpikir keras bagaimana mungkin bisa terjadi hal di luar nalar semacam itu.

Film The Prestige yang disutradarai oleh Christoper Nolan ini diperankan oleh Christian Bale sebagai Alfred Borden, Hugh Jackman sebagai Robert Angier, Michael Caine sebagai John Cutter, Scarlett Johansson sebagai Olivia Wenscombe, Rebecca Hall sebagai Sarah Borden, dan Piper Perabo sebagai Julia Angier. Film ini mengangkat genre psychological thriller sehingga sangat direkomendasikan bagi kamu yang ingin merasakan sensasi ketakutan dan kengerian tanpa adanya kemunculan hantu atau jumpscare.

Film ini dibuka dengan pertunjukan sulap yang memukau dengan melibatkan Borden dan Angier sebagai asisten pesulap yang menyamar sebagai penonton sukarelawan untuk menjadi bagian dari pertunjukan di atas panggung. Sedangkan istri Angier, Julia, menjadi peraga dalam trik tangki air. Namun sayangnya ia gagal melarikan diri sehingga meregang nyawa. Angier menuduh Borden menggunakan simpul yang lebih berisiko, yang menyebabkan kematian istrinya.

Semenjak saat itu hubungan antara Borden dan Angier merenggang, bahkan mereka menjadi musuh bebuyutan. Kemudian Borden memulai aksi solo sementara Cutter membantu Angier merintis kariernya sendiri. Meskipun beraksi solo, Borden selalu memiliki trik selangkah di depan Angier. Hal itu lah yang memicu Angier menjadi berambisi mengunggulinya agar menjadi pesulap terhebat pada masa itu.

Angier bahkan menyabotase trik menangkap peluru Borden sehingga dua jari Borden tertembak. Belum puas sampai di sini, Angier semakin berambisi ketika mengetahui Borden memiliki trik sulap baru yang disebut “The Transported Man”. Trik itu sangat digemari oleh penonton melebihi trik-trik sulap lainnya. Angier pun secara terang-terangan menemui Borden untuk memintanya membagikan trik sulapnya agar dirinya berhenti mengganggu kehidupannya dan keluarganya.

Pertemuannya dengan Borden rupanya tidak memuaskan hasrat Angier. Namun ia pantang menyerah lalu mencoba hal lain agar menjadi sang maestro. Tetapi petaka tidak dapat dihindarinya ketika ia terjebak dalam triknya sendiri. Borden yang menjadi saksi tewasnya Angier justru membuatnya harus mendekam di penjara.

Siapa sangka jika ternyata Angier masih hidup dan Borden meradang karena telah dijebak selama ini. Apa yang sebenarnya terjadi pada Angier yang dibangkitkan kembali? Akankah Border berhasil membalas dendamnya?

Penasaran dengan kelanjutannya? Yuk, buruan nonton dan rasakan ketegangannya.

Beli Alat Peraga Edukasi Disini
Previous articleJasa Taufiq Ismail Bagi Perkembangan Sastra di Indonesia
Next articleIka Natassa, Penggiat Literasi yang Fenomenal
Seorang mahasiswi Departemen Sastra Indonesia di Universitas Negeri Malang. Tidak ada yang membuatnya tergila-gila kecuali buku, kucing, dan dirinya sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here