Penulis Legendaris
Sumber: https://www.goodnewsfromindonesia.id/2021/02/06/sejarah-hari-ini-6-februari-1925-pramoedya-ananta-toer-sastarawan-angkatan-45

Perkembangan karya sastra di Indonesia tidak bisa lepas dari tangan luar biasa penulis-penulis legendaris Indonesia. Berkat karya-karya yang dihasilkannya, sastra Indonesia mampu dikenal dalam sejarah dunia. Lewat tulisan, mereka membawa nama dan kebudayaan Indonesia pada dunia.

Karyanya sangat bermakna dengan sentuhan sejarah yang amat kental—yang menggambarkan keadaan pada masa itu. Penulis legendaris ini tidak hanya menyuguhkan cerita yang apik, namun juga memberikan kesan yang mendalam pada hati pembaca. Karena itu karya-karya mereka seolah tidak pernah habisnya dicari hingga saat ini.

Lalu, siapa sajakah penulis-penulis legendaris tersebut?

  1. Pramoedya Ananta Toer
    Penulis yang akrab disapa Pram ini dikenal dengan karyanya berjudul Bumi Manusia.  Pram adalah  seorang penulis dan sastrawan yang lahir pada 6 Februari 1925 di Blora. Penulis legendaris satu ini terkenal sebagai penulis yang mengangkat sejarah dengan gaya semi-otobiografi, yakni menceritakan pengalamannya sendiri. Tulisannya telah mendapatkan penghargaan internasional, meliputi Freedom to Write Award dari PEAN American Center, Ramon Magsaysay Award, UNESCO Madanjeet Singh Prize, dan masih banyak lagi.Novel karyanya yang termasyur adalah Tetralogi Buru; masing-masing diberi judul Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, Rumah Kaca. Selain itu, Pram juga pernah menulis sebuah roman yaitu Arus Balik. Sepanjang hayatnya Pram telah menghasilkan lebih dari 50 karya  sastra dan beberapa di antaranya telah diterjemahkan ke lebih dari 42 bahasa asing.
  2. Nh. Dini
    Nurhayati Sri Hardini atau sering dikenal sebagai Nh. Dini adalah seorang sastrawan, pengarang, dan feminis yang lahir di Semarang pada 29 Februari 1936. Anak bungsu dari seorang pembatik Jawa ini telah menyukai bidang kepenulisan sejak kelas tiga SD.

    Nh. Dini seorang sastrawan feminis

    Dini hidup dan tumbuh bersama sastra dari cerita ibunya dan bacaan buku dari ayahnya. Tak heran jika semua itulah yang membentuk kemahirannya dalam berkarya lewat tulisan. Karya yang dihasilkannya banyak menyerukan kesetaraan gender, termasuk perlawanan perempuan terhadap budaya patriarki.

    Novel Pada Sebuah Kapal merupakan salah satu karyanya yang mengambarkan perempuan yang melawan dalam represi masyarakat yang menjunjung budaya patriarki. Ada pula karya-karya lain yang banyak dikenal, seperti Namaku Hiroko,  La Barka, Pertemua Dua Hati, dan lainnya.

  3. Buya Hamka
    Seakan tidak asing di telinga, Buya Hamka dikenal sebagai seorang ulama dan sastrawan Indonesia. Ia juga merupakan seorang penulis, wartawan, dan pengajar. Pria bernama asli Prof. Dr. H. Abdul Malik Kari ini lahir di Sumatera Barat pada 17 Februari 1908.Hamka dikenal sebagai sosok yang berani dan berjiwa pemberontak. Ia kerap melawan tradisi Minangkabau, khususnya mengenai masalah kawin paksa. Sebagai seorang penulis, Hamka sangat dikenal dengan ceritanya yang menarik, apalagi soal cinta. Karyanya berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck mengusung tema cinta dan laris di pasaran hingga diangkat ke layar lebar.
  4. Mochtar Lubis
    Mochtar lubis adalah seorang pengarang dan jurnalis ternama Indonesia. Penulis berkebangsaan Indonesia ini lahir pada 7 Maret 1922 di Padang. Ia pernah menempuh pendidikan di HIS dan Sekolah Ekonomi Kayu Tanam, mempelajari bidang jurnalis dan beberapa bahasa asing.

    Mochtar Lubis, sastrawan dan jurnalis

    Dalam sejarah karya sastra Indonesia, karya-karya Mochtar Lubis berkontribusi besar  melalui novelnya berjudul Harimau-Harimau, Maut dan Cinta, dan Musim Gugur. Berkat tulisannya, ia juga dianugerahi beberapa penghargaan nasional. Pidatonya di Taman Ismail Marzuki pada tahun 1977 ditulis dalam buku Manusia Indonesia yang diterbitkan oleh Yayasan Obor Indonesia (YOI).

  5. Ahmad Tohari
    Budayawan asal Indonesia yang akrab disapa Ahmad Tohari adalah salah satu seorang sastrawan ternama Indonesia. Penulis kelahiran Banyumas ini dikenal dengan tulisannya yang mengusung budaya Indonesia. Salah satu karyanya yang monumental adalah novel Ronggeng Dukuh Paruk yang terbit pada tahun 1982.Berkat karya-karyanya, ia mendapatkan beberapa penghargaan dan diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Karya-karya lainnya yang populer, di antaranya yaitu Kubah, Di Kaki Bukit Cibalak, Lingkar Tanah Lingkar Air, kumpulan cerpen Senyum Karyamin, dan masih banyak lagi.Demikianlah penulis-penulis legendaris Indonesia yang karyanya termasyur hingga saat ini. Semoga di masa yang akan datang keberadaan tokoh-tokoh tersebut beserta karya-karyanya  tidak luput dan hilang ditelan masa.

 

Beli Alat Peraga Edukasi Disini

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini