Climate Change
Sumber foto: Tunas Hijau (Ilustrasi gerakan mengurangi jejak karbon)

Banyak ilmuan telah mewanti-wanti akan bahaya dari climate change (Perubahan Iklim). Salah satu cara untuk membantu meringankan climate change adalah dengan memperkecil carbon footprint atau jejak karbon yang kita miliki. Jejak karbon atau carbon footprint adalah jumlah total gas rumah kaca (termasuk karbon dioksida dan metana) yang dihasilkan oleh tindakan kita sehari-hari. Secara global, rata-rata jejak karbon yang kita miliki adalah sebesar 4 ton per tahun.

Salah satu prediksi yang diberikan oleh ilmuwan adalah mengenai kenaikan suhu bumi sebesar 2℃. Untuk dapat menghindari hal tersebut, disarankan bagi kita untuk mengurangi jejak karbon yang kita miliki setidaknya sampai jejak tersebut berada di bawah dua ton pada tahun 2050.

Proses menurunkan jejak karbon masing-masing individu bukanlah hal yang dapat dilakukan dalam semalam. Di bawah ini adalah beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk berkontribusi terhadap penurunan jejak karbon yang kita hasilkan secara individual:

Hindari barang sekali pakai

Barang sekali pakai sering kali tidak dapat di daur ulang. Setelah dipakai maka ia hanya akan berakhir sebagai limbah. Ketika kamu memakai barang sekali pakai, secara tidak langsung kamu akan menciptakan demand terhadap barang tersebut. Ketika ada demand, maka proses produksi tentu saja masih akan dilakukan. Jadi, mari putus rantai produksi ini dengan menghindari pemakaiannya!

Hindari fast fashion

Fast fashion is very wasteful! Bayangkan, kamu membuang suatu pakaian hanya karena pakaian tersebut sudah tidak trend. Padahal, limbah yang dihasilkan dari proses manufaktur pakaian tersebut tidak bisa dipandang remeh kuantitasnya. Once again, dengan principle yang sama seperti nomor satu, kita dapat membantu penurunan jejak karbon dengan memutus rantai supply dan demand.

Hindari food waste

Food waste terjadi ketika makanan yang kamu buat atau konsumsi terlalu melimpah hingga akhirnya bersisa. Sisa makanan yang biasanya kamu buang sebagai sampah inilah yang dimaksud sebagai food waste. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan, misalnya membeli dan memasak secukupnya saja, atau menyimpan makanan sisa tersebut dan memanaskannya kembali, kamu juga bisa mendonasikan sisa makanan tersebut.

Beli barang bekas!

Salah satu cara bagi kita untuk berkontribusi dalam pengurangan limbah adalah dengan memakai barang bekas. Jangan gengsi! Masih banyak kok barang bekas berkualitas bagus. Just be selective about it! Seringkali, kita juga bisa mendapatkan barang berkualitas bagus tersebut dengan harga yang jauh lebih murah. Kurang apa coba?

Beli bahan berkualitas baik

Ketika kita membeli bahan berkualitas bagus, kemungkinan besar bahan tersebut akan lebih tahan lama! Step ini untungnya double deh buat kamu. Nggak hanya kamu bisa menghemat uang, kamu juga bisa membantu mengurangi jumlah limbah yang beredar!

Pilihlah brand yang peduli terhadap sustainability dan climate change!

Sekarang ini, sudah banyak brand-brand  yang mulai peduli dengan sustainability dan efek produksi barang mereka terhadap perubahan iklim. Salah satu cara untuk meng-encourage brand lain agar mereka juga mulai peduli terhadap isu ini adalah dengan membeli secara ekslusif dari brand yang sudah care dengan issue ini, Once again, supply and demand principle guys!

Ternyata banyak, ya, hal yang dapat kita lakukan sebagai manusia biasa untuk mengurangi jejak karbon di Bumi ini? Jadi… tunggu apalagi, ayo praktikkan, mari bersama-sama selamatkan bumi!

Beli Alat Peraga Edukasi Disini
Previous articlePulau Tercantik di Indonesia ini Bagaikan Surga!
Next articleSebaran Masjid Cheng Ho dan Sejarahnya
Pekerja Teks Komersial Sesekali merasa di marimengurai.com dan IG: @marimengurai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here