dengking
https://lombokpost.jawapos.com/metropolis/17/01/2019/kadishub-baru-diminta-selesaikan-masalah-parkir/

Bunyi mesin menderu-deru, kepul asap nan debu bersatu padu

Simpang jalan sesak penuh pencari tuju kala denting tak henti berseru

Putih biru berbelang, berdiri di antara jalan simpang

Kala pagi menjelang hingga hari telah berganti siang

Penat satu kata tak pernah terbilang

 

Modal dengkingan dan gerakan tangan

Bak senjata semu tak berapi dalam genggaman

‘Tuk selamatkan pengguna jalan di tiap ujung kelokan

‘Tuk beri rasa aman kala jalan tak sedang tentram

Ucap kasih satu dua hanya terucap, berapa receh tertangkap

Kaku kaki merayap-rayap, tak kenal kata tak tegap

 

Senja pun kini tak lagi jadi akhir kata untuk pulang

Tubuh pun telah bersahabat dengan dinginnya malam

Demi butir padi yang melambai pada keringat bercucuran

Entah hidup apa sedang meratap pada atap yang retak

Atau menangis dalam sesal yang baru terasa sesak

Pada butir ilmu yang runtuh sejak kapan dalam kotak

 

Tak peduli lagi tuan pun puan

Aku hanya ingin segenggam cuan!

Beli Alat Peraga Edukasi Disini
Previous articleAgenda Hassan Hanafi dalam Menandingi Kemajuan Barat
Next articlePerbedaan Kepenulisan Berdasarkan Tujuan Komunikasinya
Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Panda insomnia penyuka irama, cerita, dan kata-kata indah penggugah rasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here