Mutu
“Quality Assurance” Menjamin Peradaban yang Bermutu

Siang menjelang sore, mentari mengintip pada kisi-kisi jendela gedung perpustakaan, 7 September 2022. Suara langkah kaki insan-insan terpelajar mengiringi riuh tepuk tangan. Diwarnai lampu-lampu yang kian menerangi dan kipas angin yang turut menyertai. Membincang tentang mutu peradaban.

Acara bertajuk “Literasi Membangun Moderasi Beragama” dalam kemasan kegaiatan Pekan Kunjung Perpusatakaan 2022 yang singgah sejenak di gedung baca—perpustakaan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN). Bersama mahaguru yang berkecimpung dalam ranah kajian mutu sekaligus penulis buku yang menjadi peran utama dalam acara.

Suasana Bedah Buku Quality Assurance

Sebagai penggebrak peminat baca perpustakaan, acara bedah buku Quality Assurance pun dilaksanakan pada pukul 13.56 WIB. Pembukaan acara dimulai lebih lambat dari jam terbang, sebab kursi-kursi belum dipenuhi oleh para insan. Perkenalan pun jadi pemanasan yang mengisi kekosongan.

Menit demi menit berlalu, peserta mulai berdatangan dari kanal-kanal berbeda, mulai dari mahasiswa Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Himpunan Mahasiswa Islam Malang, Intrans Publishing, Semilir, hingga mahasiswa dari tuan rumah sendiri. Sekitar 27 peserta telah menduduki kursi yang sebelumnya tak berpenghuni.

Bedah buku pun dibuka oleh pembawa acara yang kemudian membacakan runtutan acara pada hari itu. Dilanjutkan oleh sambutan dari Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Mufid Ruwi. Kemudian menuju ke acara inti yang diserahkan kepada moderator acara, M. Masykur Baiquni oleh MC.

Dibuka dengan sebuah pantun oleh moderator, kemudian dibacakan runtutan inti acara bedah buku. Abdul Karim Amrullah, sang penulis buku, menjadi pembicara pertama yang menguak asal-usul pembuatan beserta gambaran besar mengenai isi buku.

Buku yang ditulis selama tiga tahun lamanya itu, memperkenalkan tentang apa itu mutu sebenarnya kepada pembaca. Bagaimana meningkatkan mutu agar keinginan dan kepuasan konsumen dapat terpenuhi. Quality Assurance menawarkan solusi untuk meningkatkan kualitas organisasi atau lembaga.

Suasana di pertengahan acara (moderator, pemateri, dan pembaca buku)

Abdul Qadir Muslim, pembaca buku dalam acara itu, ikut menambahkan. Bahwa buku itu menyebutkan akan pentingnya mutu terhadap eksistensi manajemen suatu organisasi. Menurutnya, buku Quality Assurance  lebih menekankan pada controlling mutu dan memperkenalkan pada apa yang disebut digitalisasi penjaminan mutu.

Persoalan yang diangkat dalam buku telah mengingatkannya pada pandangan B.J. Habibie mengenai perbedaan masyarakat Indonesia, Jerman, dan Arab Saudi. Ketika dihadapkan pada sebuah mesin yang rusak, ketiga negara itu memiliki pandangan dan tindakan yang berbeda-beda.

Indonesia yang lebih mengutamakan diskusi, Arab Saudi yang menekankan pada kekuatan doa, dan Jerman yang segera turun lapangan untuk memeriksa penyebab kerusakan. Sependapat dengan B.J. Habibie bahwa organisasi memerlukan ketiga perspektif dari tiga negara tersebut. Ulasan itu didengarkan dengan seksama oleh peserta.

Suara pendapat dan tanya jawab juga tak luput dari diskusi persoalan. Hadirin sangat antusias mengikuti acara yang berlansung kurang lebih selama satu setengan jam itu. Sesekali senyuman dan tawa kecil terukir di wajah mereka saat moderator memecahkan situasi acara.

Sesi foto bersama peserta acara bedah buku

Pengadaan dorprize turut memeriahkan ruangan terbuka dalam gedung perpustakan itu. Sebelum akhir acara, penyerahan sertifikat dan katalog buku Intrans Publishing kepada pemateri dan moderator acara yang dilakukan oleh Kepala Perpusatakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tak lupa sesi foto bersama dengan para hadirin sebagai bingkai kenangan.

Acara pun berakhir dengan hikmat. Awan mendung menyambut perpisahan dari pertemuan singkat itu. Tak lepas dari harapan yang besar, bahwa apa yang telah diperoleh pada acara itu dapat bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat.

Previous articlePuisi Karya Intan Anugrah Bathari
Next articleMenikmati Stres bersama Buku
Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang. Panda insomnia penyuka irama, cerita, dan kata-kata indah penggugah rasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here